Pengadilan Agama Kasongan

on . Dilihat: 2212

RENCANA STRATEGIS (RENSTRA) TAHUN 2020-2024

PENGADILAN AGAMA KASONGAN

PENGADILAN AGAMA KASONGAN

Jalan . Katunen, RT 06. Kasongan

Telp. (0536) 411303

e-mail :pakasongan@gmail.com website : www.pa-kasongan.goi.id


KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan Rencana Strategis (Renstra) Pengadilan Agama Kasongan 2020-2024.

Pengadilan Agama Kasongan adalah pelaksana kekuasaan kehakiman yang bertugas menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan dan sekaligus merupakan kawal depan (vrovost) Mahkamah Agung yang berada di propinsi Kalimantan Tengah.

Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) adalah merupakan amanat Undang- Undang No. 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Pada undang-undang tersebut Bab V Pasal 15 disebutkan bahwa setiap Kepala Satuan kerja wajib menyiapkan rancangan Renstra sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Akhir kata kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu memberikan sumbangsih pikiran dalam menyusun Renstra ini. Semoga bermanfaat dan dapat mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, biaya ringan, dan transparan di wilayah hukum Pengadilan Agama Kasongan.

Kasongan, 02 Januari 2020

Ketua,

M. Amir Syarifuddin, SHI., MH.

NIP.19781231.200502.1.001


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR    ....................................................................................................

DAFTAR ISI    .................................................................................................................

Hal

i

ii

BAB I    PENDAHULUAN    .............................................................................................

1

A.     Kondisi Umum ..........................................................................................

1

B.     Potensi dan Permasalahan .......................................................................

2

BAB II VISI, MISI DAN TUJUAN ...................................................................................

5

A.     Visi    ..........................................................................................................

5

B.    Misi    .........................................................................................................

5

  C.     Tujuan dan Sasaran Strategis ...................................................................

6

D.   Indikator Kinerja Utama ...........................................................................

7

E.      Program dan Kegiatan ..............................................................................

9

BAB III ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI ....................................................................

11

Arah Kebijakan dan Strategi Pengadilan Agama Kasongan ….............................

13

BAB IV PENUTUP .......................................................................................................

LAMPIRAN

MATRIK RENCANA STRATEGIS PENGADILAN AGAMA KASONGAN TAHUN 2020-2024

14

     BAB I. PENDAHULUAN

  1. KONDISI UMUM

Reformasi sistem peradilan membawa perubahan yang mendasar bagi peran Pengadilan Agama dalam menjalankan tugas dan fungsi pokoknya, dibidang Administrasi, Organisasi, Perencanaan dan Keuangan. Pengadilan Agama Kasongan merupakan lingkungan Agama di bawah Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Pengadilan Agama Kasongan sebagai kawal depan Mahkamah Agung Republik Indonesia bertugas dan berwenang menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara yang masuk di tingkat pertama sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh peraturan perundang- undangan yang berlaku.

Perencanaan stratejik suatu proses yang berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun secara sistematis dan bersinambungan dengan memperhitungkan potensi, peluang dan kendala yang ada pada lingkungan Pengadilan Agama Kasongan. Rencana Strategis ini dijabarkan ke dalam program yang kemudian diuraikan kedalam rencana tindakan. Rencana Strategis ini kelak didukung dengan anggaran yang memadai, dilaksanakan oleh sumber daya manusia yang kompeten, ditunjang sarana dan prasarana serta memperhitungkan perkembangan lingkungan Pengadilan Agama Kasongan baik lingkungan internal maupun external sebagai variable strategis.

Pengadilan Agama Kasongan dalam menjalankan tugas dan fungsinya tersebut tiada lain adalah untuk mendukung tercapainya visi dan misi Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai lembaga pelaksana kekuasaan kehakiman di Indonesia.

  1. POTENSI DANPERMASALAHAN
  1. 1.Kekuatan(Strength)

Kekuatan Pengadilan Agama Kasongan mencakup hal-hal yang memang sudah diatur dalam peraturan/perundang-undangan sampai dengan hal-hal yang dikembangkan kemudian, mencakup:

  1. Merupakan vrovost (kawal depan) di wilayah propinsi Kalimantan Tengah
  2. Pengadilan Agama Kasongan merupakan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Kasongan dan memiliki hubungan baik dengan pemerintahDaerah.
  3. Merupakan Pengadilan Agama Kelas II yang terletak di Kabupaten yang memiliki jumlah penduduk 156.804 jiwa, sehingga peran Pengadilan Agama Kasongan cukup strategis dalam pelayanan hukum terhadapmasyarakat.
  1. 2.Kelemahan(Weakness)

Kelemahan-kelemahan yang ada di Pengadilan Agama Kasongan dirinci dalam beberpa aspek:

  1. Aspek ProsesPeradilan
    1. Masih minimnya masyarakat pencari keadilan yang memanfaatkan teknologi informasi (internet) dalam mengakses informasi proses beracara di Pengadilan, seperti jadwal sidang dan putusanonline.
    2. Belum memiliki mekanisme evaluasi yang dapat mengukur kepuasan masyarakat pencari keadilan di wilayah hukum Pengadilan Agama Kasongan.
    3. Aspek Sumber Daya AparaturPeradilan
      1. Pengadilan   Agama   Kasongan   belum memiliki kewenanganuntuk merekrut pegawai sendiri sesuai kebutuhanPengadilan.
      2. Rekrutmen PNS yang diterima belum sesuai dengan kebutuhan / beban kerja di Pengadilan AgamaKasongan.
  2. Aspek Pengawasan danPembinaan
    1. Belum diterapkannya evaluasi penilaiankinerja
    2. Belumoptimalnyapenggunaansistempengaduanmasyarakat berbasis teknologiinformasi.
  3. Aspek Sarana danPrasarana

Anggaran yang diterima Pengadilan Agama Kasongan dari Mahkamah Agung belum sesuai dengan kebutuhan dan rencana yang diajukan.

  1. 3.Peluang(Opportunities)

Berikut adalah peluang-peluang yang dimiliki Pengadilan Agama Kasongan untuk melakukan perbaikan ditinjau dari beberapa aspek :

  1. Aspek ProsesPeradilan

Adanya website Pengadilan Agama Kasongan yang memberikan informasi kepada masyarakat tentang alur proses berperkara, dengan alamat: www.pa-kasongan.go.id

  1. Aspek Sumber Daya AparaturPeradilan
    1. Adanya peningkatan gaji Hakim dan tunjangan kinerja/ remunerasi bagi pegawai sebagai motivasi dalam peningkatankinerja.
    2. Adanya sosialisasi, bimbingan teknis, pelatihan yang dilaksanakan Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah maupun Mahkamah Agung untuk meningkatkan kualitas sumber dayamanusia.
    3. Aspek Pengawasan dan Pembinaan

Adanya kegiatan pengawasan yang dilaksanakan secara berkala baik untuk internal maupun eksternal oleh Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah maupun Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI.

  1. Aspek Tertib Administrasi dan manajemenperadilan

Dukungan dan koordinasi yang baik antar pengadilan Agama Kasongan dengan Pengadilan Tinggi Agama Kalimantan Tengah.

  1. Aspek Sarana danPrasarana

Sudah tersedianya fasilitas Teknologi Informasi di Pengadilan Agama Kasongan, seperti website dan E-Court Corner.

  1. Tantangan yang dihadapi(Threats)

Berikut adalah tantangan-tantangan di Pengadilan Agama Kasongan yang akan dihadapi dan harus dipikirkan cara terbaik untuk tetap dapat melakukan perbaikan sebagaimana yang diharapkan.

  1. Aspek ProsesPeradilan

Belum tersedianya suatu alat pengukuran kepuasan pengguna jasa pengadilan

  1. Aspek Sumber Daya AparaturPeradilan

Jumlah personil di Pengadilan Agama Kasongan belum seimbang dengan beban kerja yang dihadapi sebagai Pengadilan Kelas II.

  1. Aspek Pengawasan danPembinaan

Belum adanya sistem reward & punishment untuk mengontrol kinerja aparat peradilan

  1. Aspek Sarana danPrasarana

Sampai saat ini belum tersedia gedung Kantor Pengadilan Agama yang reverensentatif dan saat ini Pengadilan Agama Kasongan masih menempati bekas kantor Bupati Katingan dengan status pinjam pakai dengan Pemda Katingan.

       BAB II. VISI, MISI DAN TUJUAN

  1. VISI

Rencana Strategis Pengadilan Agama Kasongan Tahun 2020 – 2024 merupakan komitmen bersama dalam menetapkan kinerja dengan tahapan- tahapan yang terencana dan terprogram secara sistematis melalui penataan, penertiban, perbaikan pengkajian, pengelolaan terhadap sistem kebijakan dan peraturan perundangan-undangan untuk mencapai efektivas dan efesiensi.

Selanjutnya untuk memberikan arah dan sasaran yang jelas serta sebagai pedoman dan tolak ukur kinerja Pengadilan Agama Kasongan diselaraskan dengan arah kebijakan dan program Mahkamah Agung yang tertuang dalam cetak biru (blue print) Mahkamah Agung Tahun 2010-2035, sebagai pedoman dan pengendalian kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan Pengadilan dalam mencapai visi dan misi serta tujuan organisasi pada tahun 2020 – 2024.

Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan untuk mewujudkan tercapainya tugas pokok dan fungsi Pengadilan Agama Kasongan.

Visi Pengadilan Agama Kasongan dengan mengacu pada Visi Mahkamah Agung RI adalah sebagai berikut :

Terwujudnya Pengadilan Agama Kasongan yang Agung

  1. MISI

Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan sesuai visi yang ditetapkan agar tujuan organisasi dapat terlaksana dan terwujud dengan baik.

Misi Pengadilan Agama Kasongan adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembagaperadilan.
  2. Mewujudkan pelayanan hukum yang prima dan berkeadilan kepada pencari keadilan.
  3. Meningkatkan akses masyarakat untuk memperolehkeadilan.   

      BAB III. ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI

  1. TUJUAN DAN SASARANSTRATEGIS

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu satu sampai dengan lima tahun dan tujuan ditetapkan mengacu kepada pernyataan visi dan misi Pengadilan Agama Kasongan.

Adapun Tujuan yang hendak dicapai Pengadilan Agama Kasongan adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan pelayanan penerimaan perkara, kredibel dan transparan kepada masyarakat pencarikeadilan.
  2. Terwujudnyapemeriksaanperkarayang profesional, efektif, efisien dan akuntabel.
  3. Terwujudnya keadilan yang tidak berpihak kepada siapapun dan tidak dapat di interpensi oleh kepentingan salah satu pihak yangberperkara.
  4. Meningkatnyapenyelesaikanperkaradengancepatdalamrangka peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat pencarikeadilan.

Sasaran adalah penjabaran dari tujuan secara terukur, yaitu sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu lima tahun kedepan dari tahun 2020 sampai dengan tahun 2024, sasaran strategis yang hendak dicapai Pengadilan Agama Kasongan adalah sebagai berikut :

  1. Meningkatnya penyelesaianperkara
  2. Peningkatan aksepbilitas putusanhakim
  3. Peningkatan efektivitas pengelolaan penyelesaianperkara
  4. Peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan (acces tojustice)
  5. Meningkatnya kepatuhan terhadap putusanPengadilan
    1. Terwujudnya Pelayanan Publik melalui meja informasi diPengadilan
  6. Meningkatnya kualitasPengawasan
    1. Terwujudnya manajemen kesekretariatan yangoptimal
    2. Terwujudnya pengelolaan website demi keterbukaan informasipublik
  1. INDIKATOR KINERJAUTAMA

Indikator kinerja utama diperlukan sebagai tolak ukur atas keberhasilan sasaran strategis dalam mencapai tujuan. Hubungan tujuan, sasaran dan indikator kinerja utama dengan digambarkan sebagai berikut :

Indikator kinerja utama diperlukan sebagai tolak ukur atas keberhasilan sasaran strategis dalam mencapai tujuan. Hubungan tujuan, sasaran dan indikator kinerja utama digambarkan sebagai berikut :

NO

SASARAN

INDIKATOR KINERJA

1.

Meningkatnya penyelesaian perkara

a. Persentase mediasi yang diselesaikan.

b. Persentase mediasi yang menjadi akta perdamaian

c. Persentase sisa perkara yang diselesaikan

d. Persentase perkara yang diselesaikan

e. Persentase perkara yang diselesaikan dalam jangka waktu maksimal 5 bulan

f.    Persentase perkara yang diselesaikan dalam jangka waktu lebih dari 5 bulan

2.

Peningkatan aksepbilitas putusan Hakim

Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya hukum:

-   Banding

-   Kasasi

-   Peninjauan Kembali

3.

Peningkatan

efektifitas

a. Persentase berkas yang diajukan Banding, kasas dan PK yang disampaikan secara lengkap



NO

SASARAN

INDIKATOR KINERJA

pengelolaan penyelesaian perkara

b. Persentase        berkas        yang

siap didistribusikan ke Majelis

diregister

dan

c. Ratio Majelis Hakim terhadap perkara

d. Prosentase            penyampaian           pemberitahuan

relaas putusan tepat waktu, tempat dan para pihak

e. Prosentase akta cerai yang diserahkan

f.    Prosentase Penyitaan tepat waktu dan tempat.

4.

Peningkatan

aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan (acces to justice)

a. Persentase perkara prodeo yang diselesaikan

b. Persentase     perkara     yang     dapat     diselesaikan

dengan cara sidang di luar gedung Pengadilan.

c. Jumlah      Jam       pelayanan

masyarakat miskin.

Posbakum

untuk

5.

Meningkatnya

kepatuhan terhadap putusan pengadilan.

Persentase permohonan eksekusi atas putusan perkara

yang berkekuatan hukum tetap yang ditindaklanjuti

6.

Terwujudnya Pelayanan publik melalui          meja informasi            di Pengadilan

Prosentase permohonan informasi yang ditindaklanjuti.

7.

Meningkatnya kualitas pengawasan

a. Persentase                 pengaduan                 masyarakat yang ditindaklanjuti

b. Persentase   temuan   hasil   pemeriksaan   eksternal yang ditindaklanjuti.

8.

Terwujudnya manajemen kesekretariatan yang optimal

a.    Jumlah CPNS yang mengikuti Diklat Prajabatan

b.    Jumlah PNS yang mengikuti Diklat Jabatan dan Fungsional

c.    Jumlah    rapat    dinas/pembinaan   secara    berkala maupun insidental

d.    Jumlah pengusulan Kenaikan Gaji Berkala

e.    Jumlah pengusulan kenaikan pangkat

f.     Jumlah pelaksanaan sidang Baperjakat

g.    Jumlah   pembuatan   SPMT    dan   SPMJ   terhadap pejabat & PNS

h.    Jumlah pengusulan satyalencana

i.     Jumlah pembuatan SKP

j.     Jumlah pengiriman laporan tahunan Kepegawaian

k.    Prosentase   realisasi penyerapan anggaran    DIPA untuk belanja pegawai

l.     Prosentase realisasi untuk belanja barang

penyerapan anggaran

DIPA

m. Prosentase realisasi untuk belanja modal

penyerapan anggaran

DIPA

n.    Jumlah laporan realisasi anggaran

o.    Jumlah penerimaan PNBP

p.    Jumlah kegiatan penghapusan Barang Milik Negara

q.    Jumlah laporan Barang Milik Negara (BMN)

9.

Terwujudnya pengelolaan website             demi keterbukaan informasi publik

Prosentase publikasi putusan yang diupload (unggah) ke website Mahkamah Agung RI

  1. PROGRAM DAN KEGIATAN

Sembilan sasaran strategis tersebut merupakan arahan bagi Pengadilan Pengadilan Agama Kasongan untuk mewujudkan visi dan misi yang telah ditetapkan dan membuat rincian Program dan Kegiatan Pokok yang akan dilaksanakan, yaitu sebagai berikut :

  1. Program Peningkatan Manajemen PeradilanAgama

Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama merupakan program untuk mencapai sasaran strategis dalam hal penyelesaian perkara, tertib administrasi perkara, dan aksesbilitas masyarakat terhadap peradilan. Kegiatan Pokok yang dilaksanakan Pengadilan Agama Kasongan dalam pelaksanaan Program Peningkatan Manajemen Peradilan Agama adalah :

  1. Penyelesaian Perkara yang didaftarkan pencarikeadilan
  2. Penyelesaian SisaPerkara
    1. Penelitian berkas perkara banding disampaikan secara lengkap dan tepatwaktu
    2. Register dan pendistribusian berkas perkara ke Majelis yang tepat waktu
    3. Publikasi dan transparansi proses penyelesaian dan putusanperkara


  1. Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya MahkamahAgung

Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya Mahkamah Agung dibuat untuk mencapai sasaran strategis menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Kegiatan pokok yang dilaksanakan dalam program ini adalah :

  1. Pengiriman peserta diklat teknis yustisial dan non yustisial yang diselenggaranakan Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat dan Mahkamah AgungRI.
  2. Penanganan cepat terhadap pengaduan yang masuk baik dari eksternal maupun internal (bilaada).
  3. Tindak lanjut yang cepat atas hasil temuan tim pemeriksa baik dari Pengadilan Tinggi Agama Jawa Barat maupun Badan Pengawasan Mahkamah AgungRI.
  1. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Mahkamah Agung bertujuan untuk mencapai sasaran strategis dalam penyediaan sarana dan prasarana. Kegiatan pokok program ini antara lain peremajaan perangkat alat pengolah data dan pembangunan gedung kantor Pengadilan Agama Kasongan

Dalam rangka mewujudkan visi dan misi, tujuan dan sasaran yang ditetapkan, Pengadilan Agama Kasongan menetapkan arah dan kebijakan dan strategi sebagai berikut

  1. Peningkatankinerja.

Peningkatan kinerja sangat menentukan dalam meningkatkan sistem manajemen perkara yang akuntabel dan transparan sehingga masyarakat pencari keadilan dapat memperoleh kepastian hukum. Kinerja sangat mempengaruhi tinggi rendahnya angka penyelesaian perkara, proses peradilan yang cepat, sederhana, biaya ringan, transparan dan akuntabel. Peningkatan kinerja bertujuan untuk meningkatkan integritas sumber daya aparatur peradilan.

Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mendukung kebijakan dan strategi peningkatan kinerja :

  1. Sistem karier merupakan perbaikan dalam mekanisme promosi dan mutasi sesuai dengankompetensi
  2. Pengawasan eksternal dan internal. Hal ini diperlukan untuk menjamin berjalannya proses penegakan hukum yang akuntabel, dan memenuhi rasa keadilan bagimasyarakat.
  3. Menguasai Standar Operasional Pekerjaan (SOP) yang telah ditetapkan sesuai tugasnya masing-masing.
  4. Disamping itu, perlu adanya dukungan sarana dan prasarana dan teknologi informasi yang memadai untuk meningkatkankinerja.
  5. Peningkatan kualitas pelayananpublik.

Dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, diperlukan kebijakan yang memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Memiliki standar pelayanan bagi pencari keadilan, mengatur dengan jelas hak dan kewajiban penyelenggara pelayanan maupun penerima layanan.
  2. Memiliki mekanisme penangananpengaduan.
    1. Meningkatkan sarana prasarana terutama teknologi informasi untuk pelayananPublik.

Rencana strategis Pengadilan Agama Kasongan tahun 2020-2024 diarahkan untuk merespon berbagai tantangan dan peluang sesuai dengan tuntutan perubahan lingkungan strategis, baik yang bersifat internal maupun yang bersifat eksternal. Renstra ini merupakan upaya untuk menggambarkan peta permasalahan, titik lemah, peluang tantangan, program yang ditetapakan, dan strategis yang akan dijalankan selama kurun waktu lima tahun, serta output yang ingin dihasilkan dan out come yang diharapkan.

Rencana stretegis Pengadilan Pengadilan Agama Kasongan harus terus disempurnakan dari waktu ke waktu. Dengan demikian renstra ini bersifat terbuka dari kemungkinan perubahan. Melalui renstra ini diharapkan dapat membantu pelaksana pengelola kegiatan dalam melakukan pengukuran tingkat keberhasilan terhadap kegiatan yang dikelola.

Dengan Renstra ini pula, diharapkan seluruh aparatur Pengadilan Agama Kasongan memiliki pedoman yang dapat dijadikan penuntun bagi pencapaian arah, tujuan dan sasaran program selama lima tahun yaitu 2020-2024, sehingga visi dan misi Pengadilan Agama Kasongan dapat terwujud dengan baik.

MATRIKS RENCANA STRATEGIS

PENGADILAN AGAMA KASONGAN TAHUN 2020- 2024

V I S I

Terwujudnya Pengadilan Agama Kasongan yang Agung

MISI

1

Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan.

2

Mewujudkan pelayanan hukum yang prima dan berkeadilan kepada pencari keadilan.

3

Meningkatkan akses masuyarakat untuk memperoleh keadilan

TUJUAN STRATEGIS

1

Meningkatkan pelayanan penerimaan perkara, kredibel dan transparan kepada masyarakat pencari keadilan

2

Terwujudnya pemeriksaan perkara yang profesional, efektif, efisien dan akuntabel

3

Terwujudnya keadilan yang tidak berpihak kepada siapapun dan tidak dapat di interpensi oleh kepentingan salah satu pihak yang berperkara

4

Meningkatnya penyelesaikan perkara dengan cepat dalam rangka peningkatan pelayanan hukum kepada masyarakat pencari keadilan

No.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Target 2020

Target 2021

Target 2022

Target 2023

Target 2024

1.

Meningkatnya penyelesaian perkara

a.

Persentase mediasi yang diselesaikan

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

b.

Persentase mediasi yang menjadi akta Perdamaian

0,5 %

0,5 %

0,5 %

0,5 %

0,5 %

c.

Persentase sisa perkara yang diselesaikan

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

d.

Persentase perkara yang diselesaikan

80 %

80 %

80 %

80 %

80 %

e.

Persentase perkara yang diselesaikan dalam jangka waktu

maksimal 5 bulan

95 %

95 %

95 %

95 %

95 %

f.

Persentase perkara yang diselesaikan dalam jangka waktu lebih dari 5 bulan

5 %

5 %

5 %

5 %

5 %

2.

Peningkatan aksepbilitas putusan Hakim

a

Persentase     perkara    yang                       tidak mengajukan upaya

hukum Banding

99,5 %

99,5 %

99,5 %

99,5 %

99,5 %

b

Persentase     perkara    yang                       tidak mengajukan upaya

99,84%

99,84%

99,84%

99,84%

99,84%


No.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Target 2020

Target 2021

Target 2022

Target 2023

Target 2024

hukum Kasasi

c

Persentase perkara yang tidak

mengajukan upaya hukum Peninjauan Kembali (PK)

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

3.

Peningkatan                                     efektifitas pengelolaan penyelesaian Perkara

a.

Persentase berkas yang diajukan Banding, Kasasi dan PK yang disampaikan secara lengkap

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

b.

Persentase      berkas     yang                       deregister             dan                       siap

didistribusikan ke Majelis

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

c.

Ratio Majelis Hakim terhadap perkara

1:360

1:360

1:360

1:360

1:360

d.

Prosentase penyampaian pemberitahuan relaas putusan tepat waktu, tempat dan para pihak

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

e.

Prosentase akta cerai yang diterbitkan

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

f.

Prosentase penyitaan tepat waktu dan tempat

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

4

Peningkatan                                  aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan (acces to justice)

a.

Persentase perkara prodeo yang

diselesaikan

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

b.

Persentase    perkara    yang                      diselesaikan dengan cara sidang di luar gedung Pengadilan

   0 %

100 %

100 %

100 %

100 %

c.

Jumlah Jam pelayanan Posbakum untuk masyarakat

miskin

-

   945 jam

945 jam

945 jam

945 jam

5

Meningkatnya kepatuhan terhadap putusan pengadilan

Persentase permohonan eksekusi atas putusan perkara yang berkekuatan hukum tetap yang ditindaklanjuti

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

6

Terwujudnya Pelayanan publik melalui       meja                 informasi                 di

Pengadilan

Persentase permohonan informasi yang ditindaklanjuti

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

7

Meningkatnya kualitas Pengawasan

Persentase pengaduan masyarakat

yang ditindaklanjuti

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

Persentase temuan hasil pemeriksaan

eksternal yang ditindaklanjuti.

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

8

Terwujudnya                                  manajemen kesekretariatan yang optimal

a

Jumlah CPNS yang mengikuti Diklat Prajabatan

-

-

-

-

-

b

Jumlah PNS yang mengikuti Diklat

3

3

3

3

3


No.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Target 2020

Target 2021

Target 2022

Target 2023

Target 2024

Jabatan dan Fungsional

c

Jumlah rapat dinas/pembinaan secara berkala maupun

insidentil

24

24

24

24

24

d

Jumlah pengusulan Kenaikan Gaji Berkala

2

10

8

2

8

e

Jumlah pengusulan kenaikan pangkat

2

2

2

4

2

f

Jumlah pelaksanaan sidang Baperjakat

1

1

1

1

1

g

Jumlah pembuatan SPMT dan SPMJ terhadap pejabat & PNS

16

16

16

16

16

h

Jumlah pengusulan satyalencana

2

2

2

2

2

i

Jumlah pembuatan SKP

16

16

16

16

16

j

Jumlah pengiriman laporan tahunan Kepegawaian

1

1

1

1

1

k

Prosentase realisasi penyerapan

anggaran DIPA untuk belanja pegawai

100 %

100 %

100 %

100 %

100 %

l

Prosentase realisasi penyerapan anggaran DIPA untuk belanja barang

99 %

99 %

99 %

99 %

99 %

m

Prosentase realisasi penyerapan anggaran DIPA untuk belanja modal

99 %

99 %

99 %

99 %

99 %

n

Jumlah laporan realisasi anggaran

12

12

12

12

12

o

Jumlah penerimaan PNBP

50 jt

50 jt

50 jt

50 jt

50 jt

p

Jumlah kegiatan penghapusan Barang Milik Negara

(BMN)

1

1

1

1

1

q

Jumlah laporan Barang Milik Negara (BMN)

2

2

2

2

2


No.

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

Target 2020

Target 2021

Target 2022

Target 2023

Target 2024

9

Terwujudnya                              pengelolaan website   demi                   keterbukaan

informasi publik

Prosentase publikasi putusan yang diupload (unggah) ke website Mahkamah Agung RI

30 %

30%

50 %

70%

100 %

Menyetujui

Ketua,

   Kasongan, 02 Januari 2020

Sekretaris,                                        Panitera,

M. Amir Syarifuddin, SHI., MH.

NIP. 19781231.200502.1.001

Rahmayani, SHI.                              Drs. Anas. H. Basri

NIP. 19810602.200805.2.002          NIP.19621231.199202.1.002

 

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Kasongan

Jl. Katunen Kelurahan Kasongan Baru 

Kecamatan Katingan Hilir  Kabupaten Katingan

Kalimantan Tengah (74113)

Telp:0536-4214507 

Email : pakasongan@gmail.com

 
Pengadilan Agama Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.